Wednesday, August 13, 2014

Dompet DITUTUP:Kebon Jeruk (Jakarta Barat)



Dompet DITUTUP(14/08/14): terima kasih banyak utk perhatian dan bantuan teman2, dana yg dibutuhkan untuk kasus ini sudah mencukupi. Semua dana yang ditujukan untuk kasus ini akan kami salurkan untuk kebutuhan steril atau lainnya dari kasus ini.
Kebutuhan foster juga sudah ada yang membantu. 

Terima kasih dan salam, ARAC


-------------------------------------------------------------

Yth rekan2 ARAC,

Di banyak komplek perumahan di Jakarta dan sekitarnya, kasus penelantaran anjing sangat banyak jumlahnya. Ada yang memang tidak dirawat semestinya oleh pemilik (dibiarkan di luar rumah), atau ditinggalkan oleh pemiliknya yang pindah. Tidak ada satu penampungan pun yang dapat menjadi solusi tempat bagi semua kasus seperti ini, namun ada satu2 kasus yang dapat ditolong karena faktor pelapor yang dapat membantu lebih. Kasus di satu lokasi di Kebon Jeruk ini adalah salah satunya.

Sekitar 3 minggu lalu ARAC diajak melihat 3 ekor anjing ras yang berkeliaran di sebuah komplek di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sebelumnya kami berpikir solusi yang ditawarkan adalah sterilisasi, namun ketika sampai di lokasi, 2 induk betina dewasa di tempat ini sudah melahirkan kurang lebih 11 anak2 anjing. Sambil memberi makan mereka, rekan2 kami mendapat informasi kemungkinan ketiga anjing ini ditinggalkan pemiliknya lebih dari setahun, dan anak2 mereka tidak satu pun bersisa yang kemungkinan diambil oleh banyak orang. 

Kami membuka dompet bantuan untuk kasus ini melalui rek BCA 436 1585 636 a/n Shirly Tiolina Pasaribu, untuk membantu biaya sterilisasi, vaksinasi anak2 anjingnya dan perawatan sehari-hari.

1 anjing dewasa jantan
Berbadan tinggi besar, anjing jantan ini sangat jinak ketika didatangi. Kemungkinan jenis campuran chow chow, dan karena ukurannya yang besar maka anjing jantan ini membutuhkan tempat menginap sekitar 3-5 hari setelah steril, dan karena rekan2 kami tidak bisa menampung, anjing jantan ini masih berada di lokasi.


Selain dana untuk sterilnya (kemungkinan sekitar 500 ribu rupiah karena berat badan bisa mencapai lebih dari 25 kg), anjing ini darurat membutuhkan tempat setelah disteril sekitar 3-5 hari untuk pemulihan, dan jika dari rekan2 ada yang bisa membantu dalam hal ini, bisa mengirim email ke adopsianjing@gmail.com (jika sudah disteril dan tidak bisa ditampung maka anjing jantan ini akan dilepas kembali ke lokasinya, karena fokus utamanya adalah sterilisasi).

2 anjing betina dewasa
Dilihat dari fisiknya, kemungkinan besar kedua anjing betina ini sudah melahirkan berkali-kali. Mungkin karena jenisnya yang ras, maka anak2 anjingnya semua diperkirakan diambil oleh orang yang memang mengetahui ada sekelompok anjing tidak bertuan di sini.


Kami sempat memfoto anak2 anjing dari induk betina yang saat itu diletakkan induknya di sebuah tempat berteduh untuk sekuriti yang dulu mungkin menggunakannya, namun sekelompok puppies lainnya tidak dapat kami foto karena diletakkan di tempat sampah kering milik seorang warga di sana.


Kedua induk ini dan seluruh puppies-nya dibantu oleh rekan kami ditampung saat ini, karena memikirkan nasib mereka dan akan berusaha merawat sebaik mungkin dan mencarikan adopter. Kedua induk ini akan disteril setelah puppies berusia minimum 2 bulan (kemungkinan dilaksanakan bulan depan), yang perkiraan biayanya per ekor adalah sekitar 500-600 ribu rupiah (dengan berat badan diperkirakan melebihi 25 kg).

Kami juga mendapatkan laporan kasus steril lainnya, namun dengan pertimbangkan fokus agar satu2 kasus bisa dibantu maksimal maka kasus ini diposting terlebih dahulu. Sekali lagi, sangat tidak banyak kasus yang bisa mendapatkan bantuan dengan cepat, banyak sekali hal yang menjadi tantangan terutama tempat (selain dana dan transportasi).






Dompet bantuan kasus ini kami buka untuk membantu agar anjing2 ini bisa mendapatkan perawatan dan kesempatan hidup yang lebih baik. Kami akan memposting jadwal steril, pencarian adopter, dan perkembangan kasus ini secara teratur selain melakukan update untuk kegiatan lainnya.

Terima kasih untuk bantuan dan perhatian rekan2 semua.


Salam,
ARAC

No comments:

Post a Comment