Sunday, May 18, 2014

Yuk, Mengadopsi!

Rekan2 ARAC,

Sesuai dengan nama situs ini, fokus kegiatan kami sebenarnya adalah adopsi. Untuk itu kami berharap, makin banyak dari kita yang semakin bertanggung jawab dengan hewan peliharaan yang kita rawat seumur hidup, dan yang menghibahkan hewan peliharaannya akan semakin jauh berkurang. Kami selalu membuka proses adopsi, bagi mereka yang kami pertimbangkan memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk merawat anjing sebagai anggota keluarga.

Yuk, Mengadopsi! Silakan mengirimkan email ke: adopsianjing@gmail.com
Berikut daftar adopsi kami: http://www.adopsianjing.com/2014/04/proses-dan-daftar-adopsi-arac-april-2014.html
Catatan: kami juga akan membantu meneruskan email calon adopter yang profilnya / penjelasannya akan cocok dengan rekan lain yang membutuhkan adopter (dengan tidak mengutamakan ras tertentu)

Berikut pertimbangan kami dalam memproses calon adopter:
ARAC mencari calon adopter yang mengerti kebutuhan dan alasan yang tepat mengapa berniat mengadopsi, dan memenuhi kriteria di atas (untuk poin 2 dan 3, kami pertimbangkan untuk tetap diproses jika anggota keluarga menyetujui proses adopsi).

Kami menyadari proses adopsi bukan hal yang mudah, begitu pula mencari calon adopter yang tepat, sementara kasus2 yang dilaporkan hanya sedikit yang bisa kami tangani. Untuk itu kami berterima kasih dan bersyukur untuk beberapa kasus ARAC yang mendapatkan adopter, dan kami harap cerita para adopter ini dapat menggerakkan makin banyak dari kita untuk menjadi contoh yang baik dalam merawat hewan peliharaan, khususnya anjing.

PROSES ADOPSI ARAC

1. MOLLY 
Kisah awal Molly: http://www.adopsianjing.com/2012/08/mencari-foster-adopter-molly-jabodetabek.html

Molly diselamatkan oleh beberapa rekan kami di daerah Jakarta Utara, sekitar bulan Juni 2012. Proses penyelamatan Molly tidak mudah, karena sampai ke tepian sungai dan meminta bantuan beberapa warga sekitar. Kemudian Molly dibawa ke klinik, dan dirawat di sana selama 4 bulan, karena ARAC tidak memiliki tempat, dan masih mencarikannya adopter.


 Sejak bulan Oktober 2012, Molly dipindahkan dan berada dalam perawatan ARAC langsung, dengan dititipkan di HOS (House of Sindur). Molly memiliki sifat yang ceria dan mudah beradaptasi dengan anjing2 lainnya. Di bulan Juli 2013, hampir setahun yang lalu, rekan kami yang bernama Sarah memutuskan untuk mengadopsi Molly.



Sarah telah memiliki 3 ekor anjing saat mengadopsi Molly (salah satunya adalah seekor anjing diselamatkan dari sebuah pasar di Jakarta Selatan). Hingga hari ini, kami sangat bersyukur Molly berbahagia mendapatkan rumah dan keluarga yang menyayanginya, yang kami harap untuk selamanya.
-------------------------------

2. BRUNO
Kisah awal Bruno: http://www.adopsianjing.com/2014/02/kegiatan-arac-februari-2014.html

Awalnya, Bruno dilaporkan kepada kami untuk mencari bantuan dana operasi kakinya yang patah karena tertabrak. Menggunakan donasi yang ada, Bruno dipasang pen pada kakinya, dan beberapa kali harus diperiksa kembali di klinik karena pen bergeser, dan kemudian untuk dilepas.


Setelah itu, rekan yang memegang kasus Bruno menginformasikan bahwa keluarganya akan pindah rumah kontrakan baru, dan tidak bisa merawat Bruno karena keterbatasan rumah. Pada saat itu, di tengah beberapa kasus yang ada yang membutuhkan tempat, kami betul2 bersyukur seorang rekan kami yang telah mengadopsi tahun lalu, menerima tawaran kami untuk mengadopsi Bruno. Sejak akhir Maret 2014 lalu, Bruno diterima di rumah baru adopternya, Misty. Dan tidak perlu waktu lama untuk Bruno bergabung dengan 4 ekor anjing lain di rumah barunya tersebut.


Hingga saat ini kami melihat proses adopsi Bruno sudah berhasil dengan baik, terima kasih dari kami untuk Misty dan keluarga yang menerima kehadiran Bruno sepenuh hati.

------------------------

3. BROWN
Kisah awal Brown: http://www.adopsianjing.com/2014/03/mencari-fosteradopter-brown-jabodetabek.html

Brown adalah salah satu dari kasus kami di tahun ini, dimana kami betul2 sudah tidak bisa lagi mengambil kasus baru yang membutuhkan tempat. Karena itu, sejak awal diberi makan oleh rekan kami dimana Brown suatu hari mendatangi rumahnya di daerah Jakarta Barat, Brown berkeliaran di komplek tersebut (menghilang di sebagian besar waktu, muncul di saat2 tertentu untuk diberi makan).

Sampai akhirnya, Brown muncul dengan luka di kakinya, yang kemudian ARAC bantu untuk dibawa ke klinik. Kami tidak bisa menjanjikan tempat untuk Brown, karena itulah kami betul2 bersyukur ada calon adopter yang kami pertimbangkan sesuai untuk mengadopsi Brown.


Sejak tgl 13 April 2014 lalu, Brown diadopsi oleh rekan kami, Sherline, yang sudah memiliki 1 ekor anjing jantan di rumahnya saat mengadopsi. Proses adopsi Brown sangat tidak mudah, karena Brown sangat terbiasa hidup di luar rumah sebelumnya, sehingga berkali-kali mencari jalan untuk lari dari rumah walaupun sudah diupayakan maksimal melapis pagar / gerbang.


Hingga saat ini, Brown masih tetap harus beradaptasi dengan kehidupan dan disiplin di dalam rumah. Banyak hal yang sudah diupayakan oleh Sherline sebagai adopter Brown, dan kami percaya di ke depannya, Brown akan membaik dan semakin betah di rumah barunya ini. 

-----------------------------

4. MBOY
Kisah awal Mboy: http://www.adopsianjing.com/2013/06/mencari-adopter-mboy-lokasi-jabodetabek.html

Mboy awalnya kami perkirakan akan cepat mendapatkan adopter, karena usianya yang masih muda, sifatnya yang baik / ramah, dengan kondisi yang sehat dan kuat. Namun setelah setahun lebih, ARAC akhirnya berpikir mungkin Mboy akan selamanya berada dalam perawatan kami.


Sampai suatu hari di bulan April 2014, kami melihat ada keinginan kuat dan niat yang baik dari rekan yang bernama Mirza, yang tidak menyebutkan tipe tertentu dari anjing yang ingin diadopsi, dan menjelaskan profilnya, keluarga, rumah, dan alasannya untuk mengadopsi.

ARAC kemudian mempertimbangkan dengan rumah yang membutuhkan penjagaan dan juga teman untuk anjing lain dari Mirza yang bernama Molly (yang menurut informasi cukup galak), Mboy akan sesuai dengan kriteria2 ini. Kami mengantarkan Mboy dan di hari tersebut melihat, akan perlu penyesuaian yang cukup lama untuk akur dengan Molly.


Dan sesuai dengan perkiraan kami, Mirza memperlihatkan kesabaran yang tinggi dalam proses adopsi Mboy. Sampai akhirnya sekitar 2 minggu lalu, kami mendapatkan informasi bahwa Mboy sudah bisa berdampingan dengan Molly, sehingga proses adopsi Mboy kami anggap berhasil.


Kami sangat bersyukur Mirza dan keluarga (yang adalah keluarga muslim), menerima dan merawat Mboy dan Molly dengan penuh ketelatenan dan tanggung jawab, dan berharap kehidupan yang lebih baik untuk mereka semua.

-----------------------

Dari cerita2 adopter di atas, kami melihat kasus tertentu cepat mendapatkan adopter, tetapi dari pengalaman kami, lebih banyak kasus yang butuh waktu lama (bahkan sangat lama, misalnya Molly dan Mboy), untuk mendapatkan adopter. Semoga akan lebih banyak lagi adopter2 seperti contoh kami di atas yang dapat menjadi contoh baik bagi kita semua.


Salam
ARAC

No comments:

Post a Comment