Sunday, February 9, 2014

Laporan Aktivitas ARAC: Des 2013 dan Jan 2014

Yth rekan-rekan ARAC,

Terima kasih kepada rekan-rekan yang hingga saat ini terus membantu kami melalui no rek ARAC, yaitu BCA 436 1585 636 a/n Shirly Tiolina Pasaribu. Melalui dana donasi setiap bulan yang diterima, kami menyalurkannya untuk perawatan sejumlah anjing di HOS (House of Sindur, Tangsel-Bogor), Shelter Pejaten, Pak Tri dan Bu Linda.

Dan sekali lagi, mohon maaf untuk semua kasus yang kami tidak bisa tampung saat ini, karena keterbatasan waktu + tenaga, transportasi dan juga tempat penampungan yang ada. Tahun ini kami akan mulai fokus kembali pada edukasi vaksinasi + sterilisasi, karena dua hal ini merupakan solusi paling tepat untuk mengurangi penelantaran / hibah yang menjadi laporan dari hari ke hari di email kami.

Kegiatan ARAC Desember 2013 dan Januari 2014
Pada bulan Desember lalu, kami memposting pencarian bantuan untuk kasus Fani dan Putih, yang membutuhkan operasi. Berikut updatenya:

PUTIH: Ketika dibawa ke klinik, Putih didiagnosa menderita hernia pada rahimnya. Dokter yang merawat Putih selain melakukan vaksinasi, juga sekaligus melakukan steril agar masalah di rahim Fani bisa disembuhkan. Putih diinapkan hampir 3 minggu di klinik, dengan pertimbangan agar ketika dilepas di komplek asalnya, Putih lebih kuat kondisinya.

Sejak dibawa pulang dari klinik (foto Putih di dalam kendaraan saat pulang ke lokasi asalnya), Putih dalam kondisi yang sehat hingga saat ini. Terima kasih melalui donasi rekan2 semua, Putih bisa hidup lebih sehat walaupun tidak di dalam rumah (ada seorang warga yang memberi makan Putih teratur tiap hari).




-------------------------------

FANI: Salah satu anjing betina yang dirawat oleh bu Linda di Bojong, di dalam telinganya tumbuh benjolan yang mengganggu. Dengan informasi dari ARAC bahwa ada dana yang bisa digunakan untuk mengobati Fani, bu Linda membawanya ke klinik untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, dokter memberikan obat tetes untuk benjolan di telinga Fani tersebut, dan tidak dibutukan operasi. Dana yang digunakan untuk Fani oleh bu Linda adalah untuk biaya transportasi (angkot dan ojek). Saat ini Fani dalam keadaan sehat.



------------------------------

Si MANIS (Poris, Tangerang): Seorang rekan kami menemukan anjing telantar yg dinamakannya Manis, di daerah Poris, Tangerang. Rekan kami melihat si Manis sangat jinak pada manusia, dan tinggal di depan sebuah ruko di sana. Rekan kami berinisiatif membawa Manis ke klinik, dan menanyakan apakah ARAC bisa membantu biaya steril dan vaksinnya. Dengan masih adanya dana yang tersisa dari kasus Fani di atas, maka melalui donasi rekan2, Manis mendapat bantuan biaya steril dan vaksin ini (rekan kami menolong kasus anjing telantar lain di waktu yang bersamaan, yang menggunakan biayanya sendiri).
Saat ini Manis difoster di rumah rekan kami tersebut, yang kami harapkan dapat diadopsi dan diterima seluruh keluarganya.
------------------------------

SHELTER PEJATEN: Banyak pertanyaan diajukan kepada kami tentang Shelter Pejaten ini, dan kami persilakan rekan2 untuk membuka Facebook - nya, yaitu "Shelter Pejaten." Kami menyadari bahwa tidak banyak yang dapat kami lakukan untuk membantu 400 ekor lebih anjing dan sekitar 100 kucing yang ada di sana, namun dengan donasi rekan2 semua, ARAC menyisihkan dana untuk membeli dog food atau beras untuk Shelter Pejaten. Donasi yang diberikan untuk shelter ini memang harus berkelanjutan, karena banyak kebutuhan yang harus dipenuhi selain bahan makanan, yaitu untuk obat2an, shampoo dan alat2 kebersihan, dan juga sumbangan untuk para karyawan di sana.

-----------------------------

PAK TRI: Saat ini, jumlah anjing yang dirawat di Pak Tri adalah 23 ekor, dengan sekitar 6 ekor kucing. Lokasi rumah Pak Tri yang cukup jauh saat ini membuat ARAC terbatasi jika ada anjing yang sakit, namun ARAC membantu semaksimal mungkin untuk penyediaan bahan makanan di sana, dan juga shampoo atau obat2an jika dibutuhkan.Kesulitan utama di rumah ini adalah suplai air bersih (air tanah daerah ini kotor karena dekat dengan laut, jadi harus menggunakan air PAM), yang menyebabkan sebagian anjing yang dirawat di Pak Tri ini mengalami sakit kulit. Dengan semua kendala yang ada, kami berterima kasih kepada rekan2 yang telah memberi donasi, karena melalui donasi ini seluruh anjing dan kucing di rumah ini mendapatkan jaminan bahan makanan (dog food / beras / daging kaleng / biskuit).

----------------------------

BU LINDA: Saat ini, donasi yang disalurkan dari donasi rekan2 adalah untuk pembelian 1 karung dog food dan 1 karung beras tiap bulannya utk Bu Linda dan 7 ekor anjing yang dirawat di rumah panggung di pinggir kali daerah Bojong, Cengkareng. Jika ada kebutuhan pengobatan, beberapa kali kami melakukan pengumpulan dana terlebih dahulu.


Berita sedih dari bu Linda: Ompung yang beberapa bulan lalu dibantu pengobatannya oleh donasi rekan2 juga, bulan Januari lalu meninggal karena epilepsi yang dideritanya makin parah seiring cuaca hujan yang makin sering terjadi di daerah Jakarta. Lokasi rumah bu Linda yang selalu banjir karena persis di bantaran kali, menyebabkannya tidak bisa membawa Ompung ke klinik. Kami berdoa bu Linda kuat menghadapi kepergian Ompung yang ceria dan sangat disayanginya ini. Dan pada Januari lalu, bu Linda menebus seekor puppy dari lapo dekat rumahnya, sehingga total anjingnya menjadi 7 dengan kepergian Ompung.

Catatan: tidak semua anjing yang dirawat bu Linda direlakan untuk diadopsi, karena menjadi teman hidupnya selama ini (Bu Linda hidup sendiri). Karena itulah yang ARAC bantu melalui donasi rekan2 adalah memenuhi kebutuhan bahan pangan setiap bulannya, dan membantu jika ada anjingnya yang membutuhkan pengobatan.

---------------------------------

HOS (House of Sindur): Sejumlah anjing ARAC yang dirawat di HOS dan terbuka untuk diadopsi: Keana, Sweet, Bolly, Mboy, Boy dan tambahan terakhir yaitu Queeny. Setiap bulannya, dana donasi kami sisihkan untuk program OTA (Orang Tua Asuh) dari anjing2 ini, dan juga jika ada dana lebih untuk membantu, ARAC ikut membantu kasus yang ditampung di tempat ini melalui dana OTA per ekornya yaitu sebesar 350 ribu rupiah tiap bulan. Saat ini, di HOS terdapat 46 ekor anjing di sebidang tanah seluas 450 meter. Sama seperti tempat lainnya, jumlah anjing dan karyawan yang merawat, membutuhkan biaya pengelolaan yang tidak kecil (listrik, air, saluran pembuangan, karyawan keluar / masuk / harus mencari pengganti, dan lainnya).


Setiap bulan, ARAC melakukan kunjungan ke tempat2 di atas, yang dilakukan di akhir pekan (tidak bisa dilakukan pada hari kerja). Dengan keterbatasan semua inilah kami belum bisa menampung / membantu kasus lainnya (hampir semua kasus yang dilaporkan membutuhkan tempat penampungan). Ke depannya kami akan fokus lagi untuk mengadakan program sterilisasi dan vaksinasi massal, dengan harapan program ini dapat terus mengingatkan kita bahwa perawatan anjing yang baik dan benar dimulai oleh kedua hal tersebut.

Sekali lagi, terima kasih untuk donasi yang rekan2 salurkan kepada kami, yang dapat digunakan untuk membantu seluruh kegiatan bantuan di atas setiap bulannya.

Salam,
ARAC

No comments:

Post a Comment