Sunday, December 1, 2013

Kasus Bantuan: Si Putih dan Fani

Rekan-rekan ARAC,

Selain bantuan rutin yang kami salurkan dari donasi yang masuk ke dompet ARAC, kami juga berusaha membantu kasus yang masuk terutama untuk yang tidak membutuhkan tempat menampung. Kapasitas kami di sisi tempat diantara hal lainnya, membuat kami harus menyeleksi kasus yang dapat kami bantu. Dompet ARAC melalui Rek BCA 436 1585 636 a/n Shirly Tiolina Pasaribu dibuka untuk bantuan rutin dan kasus-kasus khusus ini.

Kasus Si Putih (Jakarta Barat)
Kasus si Putih awalnya, seperti banyak kasus lainnya, diminta untuk direscue/ditampung. Ketika rekan kami yang membantu kasus ini datang ke lokasi, rekan kami melihat bahwa si Putih, walaupun tidak memiliki rumah, namun diberi makan secara teratur oleh seorang warga di sana. Kepada warga di sana kami edukasi bahwa dengan sterilisasi, masalah Putih sebenarnya bisa teratasi. Karena tempat menampung yang tidak ada, solusi sterilisasi adalah yang ditawarkan. Pada saat itu, ibu yang merawat Putih menyatakan bersedia mendanai sterilisasi secara pribadi, dan menolak tawaran rekan ARAC untuk membawa Putih ke klinik.



Minggu lalu kami mendapat laporan lagi, bahwa si Putih tidak mau makan dan terlihat sakit. Ternyata sampai saat itu, si Putih belum juga disteril. Warga yang tadinya menyatakan kesediaan menanggung biaya, berubah pikiran sehingga baru memberitahu rekan kami saat Putih sudah menurun kondisinya.
Rekan kami langsung membawa Putih ke klinik, dugaan awalnya adalah tumor di puting susu. Setelah diperiksa lebih teliti lagi, Putih dinyatakan mengidap hernia (kelainan pada kandungan anjing betina).


ARAC meminta agar si Putih disteril, untuk sekaligus melihat bagaimana kondisi kandungan Putih (jika dioperasi akan terlihat langsung). Dokter yang merawat si Putih menyatakan selain hernia, Putih mengidap infeksi peranakan yang cukup parah. Namun kondisinya cukup kuat untuk dioperasi. 3 hari lalu, operasinya berhasil dan saat ini Putih menjalani pemulihan. Kami meminta waktu satu minggu lagi kepada dokter yang merawatnya agar si Putih punya cukup waktu penyembuhan sebelum dikembalikan di lokasi. 

Untuk si Putih, yang dapat ARAC bantu adalah biaya perawatannya, yang berasal dari rekan-rekan juga. Perkiraan biaya operasi, perawatan dan inap adalah 1,5 - 2 juta rupiah.

--------------------------

Kasus Fani (Bu Linda)
Bu Linda yang ARAC salurkan bantuan rutin tiap bulannya melalui donasi rekan-rekan juga, minggu lalu melaporkan bahwa salah satu anjingnya, yaitu Fani, di salah satu telinganya bagian dalam tumbuh benjolan. Fani adalah salah satu dari 8 ekor anjing di rumah panggung tepi sungai milik Bu Linda saat ini (2 tahun lalu, Fani dibantu sterilisasi oleh dana ARAC).


Bu Linda sudah menghubungi dokter di klinik dekat tempat tinggalnya, tetapi Fani belum dibawa ke klinik tersebut karena dokter yang dihubungi sepertinya mengetahui bahwa benjolan tersebut harus diangkat. Bu Linda, mengetahui bahwa hal tersebut membutuhkan biaya, tidak melanjutkan lagi pembicaraan soal Fani ini, sampai akhirnya diketahui oleh rekan kami yang berkunjung.


ARAC menyarankan agar Fani segera dibawa ke klinik, dengan harapan bahwa penyakit ini masih bisa tertangani jika masih dini. Kekuatiran Bu Linda soal biaya sangat kami pahami, dan ARAC memang bisa membantu jika sifat bantuan yang diberikan adalah pengobatan seperti operasi.

Hari ini atau besok rencananya Fani akan dibawa ke klinik, dan kami sudah menyarankan agar Fani segera diinapkan untuk bisa diobati penyakitnya.

------------------------

Untuk rekan-rekan yang bersedia membantu 2 kasus di atas, dompet ARAC melalui: 
- rek BCA 436 1585 636 a/n Shirly Tiolina Pasaribu, dibuka untuk kasus ini. Kami mengerti sekali banyak kasus lainnya, dan banyak kasus lain yang kami belum mampu tangani. Tetapi dengan kapasitas yang ada saat ini, melalui bantuan rekan2 juga, kami akan bantu maksimal agar ada yang dapat tertolong.

Terima kasih dan salam,

ARAC

No comments:

Post a Comment