Wednesday, July 27, 2011

Suka-duka Program Steril Massal: Update Program Serang 22 Juli

Dear rekan-rekan ARAC,

Tidak ada kata mudah untuk menjadi relawan dalam melaksanakan program steril massal. Ketersediaan dana adalah satu hal, namun banyak kesiapan hal lain yang harus dipertimbangkan dalam mengambil keputusan: transportasi, pemilihan dokter hewan, anjing / kucing yang tidak dapat ditangkap karena liar, penggunaan bius tulup / tembak yang berisiko, usia hewan yang tidak diketahui, dan lainnya.

Program steril di Serang yang dibantu oleh rekan kita Ping-ping sarat dengan permasalahan ini. Hampir seluruh anjing-anjing betina yang akan disteril tidak bisa dipegang dan galak, sehingga keputusannya adalah menggunakan bius tulup oleh dokter hewan, untuk membuat mereka tidak sadar kemudian bisa ditangkap dan dibawa untuk disteril.

Bobby adalah satu ekor anjing betina yang berhasil ditangkap tanpa harus ditulup. Saat ini Bobby telah divaksin dan menunggu seminggu (tidak boleh dimandikan atau kehujanan) di kediaman Ping-ping dan akan dilepaskan kembali.










Happy, karena usia yang masih muda dan sehat, akan disteril minggu ini (namun harus menunggu 2-3 hari setelah efek obat bius tulup hilang).











Mami, yang juga berhasil ditangkap melalui bius tulup, ternyata usianya tidak memungkinkan untuk disteril lagi (setelah bius tulup akan berisiko sekali jika harus dioperasi yang tentunya menggunakan bius juga). SElain itu, Mami juga mengalami sakit kulit yang cukup parah, karena galak dan liar tentu saja selama ini kebersihannya kurang terjaga. Keputusannya Mami akan dirawat sementara dan kemudian dipelihara oleh Ping-ping agar penyakit kulitnya berangsur membaik.






Cory, saat ini menunggu periode loop (menstruasi) berakhir (ini bisa berlangsung selama 2 minggu). Akan sangat berisiko jika Cory dilepas kembali sambil menunggu, selain ada risiko kawin, menangkap Cory kembali artinya adalah menggunakan bius tulup lagi. Selain itu, Cory kaget dengan kondisi baru di mana dia dikandangkan di dokter hewan, karena selama ini Cory berkeliaran bebas, yang menyebabkan nafsu makannya hilang. Saat ini perawatan Cory juga mencakup pemberian vitamin.






Salah satu harapan kami melalui proses steril yang melelahkan dan panjang ini, adalah anjing-anjing ini berangsur menjadi jinak, dan percaya pada manusia. Jika hal ini bisa dicapai, maka pengobatan dan perawatan mereka di kemudian hari menjadi lebih mudah. Kami berterima kasih sekali pada Ping-ping yang telah berusaha luar biasa membantu anjing-anjing betina di Serang ini, dan kita bantu dengan doa agar program ini bisa dilanjutkan karena masih ada beberapa ekor lagi yang perlu disteril.

Untuk mereka yang berusaha, pasti akan dibukakan jalan, ya.
Perkembangan berikutnya dari program steril ini akan terus kami sampaikan.


Salam,
ARAC

No comments:

Post a Comment