Monday, June 27, 2011

Queeny (BOGOR): Perawatan Demodex dan Mencari adopter

Dear teman-teman ARAC,

Sekali lagi, tidak semua kasus dapat kami langsung tangani karena banyak keterbatasan dari sisi dana, transportasi, maupun resources (SDM). Kami sangat berharap semua cerita yang ada bisa menginspirasi dan memotivasi teman-teman untuk membantu anjing dan kucing telantar di jalanan yang memerlukan bantuan, karena siapa lagi yang dapat membantu mereka jika bukan kita ya.

Contohnya kasus Queeny ini, seekor puppy (8 bulan), betina, ras lokal (tapi berbulu agak panjang), telah dilaporkan lebih dari sebulan lalu. Dengan keterbatasan waktu pelapor yang masih kuliah dan kos di Bogor, ARAC mengusahakan agar Queeny bisa mengikuti program di klinik kampus di Bogor yang bisa meringankan biaya. Namun karena program tersebut baru akan ada lagi dalam waktu 4 bulan ke depan, maka Queeny diupayakan untuk dibantu sekarang sebelum sakit kulitnya semakin parah.


Queeny didiagnosa menderita penyakit demodex, yang menyebabkan timbulnya kerak atau pengerasan di permukaan kulitnya dan badannya menjadi bau. Demodex bisa menular kepada anjing yang kondisi badannya kurang sehat, dan penyakit ini sifatnya kambuhan jika daya tahan anjing tidak dijaga. Namun dengan pengobatan yang tepat penyakit ini bisa disembuhkan.



ARAC melihat masa depan Queeny masih panjang karena usianya yang masih sangat muda, untuk itu ARAC mengusahakan untuk pengobatan total Queeny dan vaksinnya. Untuk saat ini biaya Queeny ditanggung secara pribadi oleh seorang penyayang hewan. Jika ada program steril yang terjangkau maka Queeny akan diikutsertakan, dan diharapkan Queeny bisa memperoleh adopter agar tidak perlu kembali ke lokasi awalnya.

Kami memposting cerita ini agar semakin banyak teman-teman yang membantu anjing dan kucing telantar, dan memang kami menyadari biaya pengobatan atau steril tidaklah murah. Namun dengan berusaha misalnya melalui pendekatan pada vet yang tepat, biaya bisa diupayakan agar lebih terjangkau. Untuk itulah kita memang tidak bisa membantu semua ya, namun di tengah keterbatasan kita mencoba berbuat yang semaksimal mungkin untuk kehidupan hewan telantar di sekitar kita.


Salam,
ARAC

No comments:

Post a Comment