Dear teman-teman ARAC,
Pada hari Kamis, 14 Januari 2010, penghuni Shelter Pejaten masih terlihat berjuang untuk melawan penyakit-penyakit kulit seperti ringworm dan jamur yang menyerang sebagian dari mereka. Walaupun kandang dan lingkungan sudah dibersihkan, dan anjing-anjing ini telah dimandikan, keberadaan hewan lain seperti kucing juga turut menyebarkan virus / kuman lain yang memperlambat penyembuhan mereka.
Di antara mereka yang saat ini sedang melawan penyakit ini adalah:
KENZO
Anjing jantan berusia kurang lebih 6 bulan ini , walaupun telah diberikan makan dan suplemen secara teratur, Kenzo terlihat membutuhkan waktu yang lebih lama lagi agar menjadi lebih gemuk.
Selamat dari serangan distemper walaupun tidak divaksin saat datang ke shelter, saat ini Kenzo menderita penyakit jamur yang menyebabkan kulitnya sangat kering dan bersisik.
Kenzo memiliki sifat yang pendiam dan sangat kalem namun manja dan selalu minta disayang-sayang oleh pengunjung, sehingga siapa pun akan cepat jatuh iba kepadanya.
UNYIL
Anjing jantan ini juga selamat dari serangan distemper dan telah divaksin, namun mengalami serangan jamur dan ringworm yang cukup parah sehingga sebagian bulu2nya rontok dan kulitnya sangat kering. Unyil memiliki sifat yang ceria dan aktif, serta umurnya diperkirakan hampir mencapai 1 tahun.
ALDO
Berjenis kintamani dan berbulu hitam pekat, Aldo diperkirakan berusia kurang lebih 8 tahun ke atas. Saat kondisinya sehat, Aldo divaksin distemper namun ternyata, terdapat efek dari vaksin tersebut sekitar 1 bulan kemudian (yaitu hingga sekarang).
Saat ini Aldo memperlihatkan gejala penyakit distemper (bagian kepala dan tubuhnya terlihat bergetar karena sarafnya terkena), dan juga terserang penyakit kulit sehingga bulu2nya rontok.
BOPI
Periang, aktif dan sangat manja, Bopi (jantan) berusia kurang lebih 8 bulan saat ini. Selamat dari serangan distemper, Bopi merupakan penderita "pertama" ring worm dan serangan ini membuat kondisi kulitnya terkena cukup parah.
Walaupun telah dicoba dipasangkan cone agar tidak menggigit bagian tubuhnya, dengan kenakalannya, Bopi berhasil melepaskan cone tersebut sehingga memperlambat kesembuhannya.
KIMI
Retriever betina yang baik ini diperkirakan berusia sekitar 4-5 tahunan, dan merupakan penghuni baru di shelter pejaten. Seperti tipikal retriever pada umumnya, Kimi bersifat sangat periang dan baik hati.
Kimi mengalami serangan jamur di tahap awal, sehingga di beberapa bagian tubuhnya, bulu2nya rontok dan kulitnya mengering.
Penghuni (anjing) lain yang mendiami shelter pejaten saat ini:
SHEDY
Berusia sekitar 1,5 tahun, Shedy adalah anjing penjaga betina yang sangat hebat. Selain mampu mengenali orang asing maupun hewan lain yang mendekati teritorinya, Shedy memiliki sifat manja namun tidak menyenangi jika anjing lain berusaha merebut perhatian darinya. Shedy selamat dari serangan distemper dan telah divaksin, dan saat ini menunggu giliran untuk disteril.
DUO KALI MALANG
Anjing-anjing dari Kali Malang ini awalnya berjumlah 3 ekor. Namun, Brownie, anak dari Shasha dan Opa (pada foto), tidak selamat dari serangan distemper.
Shasha dan Opa saat ini kondisinya baik dan sehat, dan tidak bisa terpisahkan.
PIKA (kiri) dan KOA-KOA (kanan)
Pika (betina), adalah anjing betina berusia sekitar 2-3 tahunan dan awalnya diselamatkan bersama 4 ekor anak-anaknya. Namun hanya 1 ekor anaknya yang berhasil selamat dari distemper. Memiliki sifat agak penakut namun sangat jinak dan ramah jika sudah mengenalnya, Pika memiliki badan pendek, bulu hitam panjang dan lebat.
Koa-koa, terlihat sekilas memiliki fisik yang rapuh. Namun, Koa-koa berhasil selamat dari distemper, walaupun saat ini sedang memulihkan kesehatannya dari infeksi telinga yang menyerang. Koa-koa awalnya sangat penakut namun saat ini sangat betah di shelter dan selalu minta disayang jika ada yang mendatanginya.
IVO
Anjing jantan berusia lebih dari 8 tahunan ini, sepanjang hidupnya tinggal di sebuah gereja katolik di daerah jakarta selatan. Karena terancam dikonsumsi, akhirnya diputuskan Ivo ditempatkan di shelter pejaten.
Ivo ternyata sangat terbiasa dengan manusia, sehingga memerlukan waktu yang tidak lama untuknya untuk beradaptasi dengan pengunjung yang datang. Ivo memiliki karakter yang tenang dan tidak rewel.
HUGO
Rottweiler jantan ini, ditilik dari fisiknya, diperkirakan berusia sekitar 8-10 tahun. Dengan badan yang besar dan warna hitam, Hugo terlihat cukup menakutkan tetapi ternyata memiliki sifat yang baik dan manja.
Secara umum kondisi Hugo cukup sehat, namun membutuhkan operasi pada kelopak matanya (diperkirakan karena usia), yang "berbalik" sehingga perlu dikembalikan menjadi normal.
GEMBUL
Sangat fotogenik dan selalu memandang kamera jika difoto, Gembul (jantan) awalnya mengalami kesulitan beradaptasi dengan sistem kandang di pejaten, karena selama hidupnya selalu dilepas / berkeliaran bebas. Namun karena terancam dikonsumsi, Gembul harus menetap di shelter agar terselamatkan.
Kondisi Gembul saat ini sehat dan baik, dan jika ada yang mendatanginya dia selalu ingin diajak berjalan-jalan di sekitar shelter.
BENI
Juga diselamatkan dari gereja yang sama dengan Ivo dan Gembul, Beni (betina) harus masuk ke shelter pejaten karena terancam dikonsumsi.
Pada Sabtu lalu, Beni terlihat cukup bisa menyesuaikan diri dengan kondisinya yang harus "dikandangkan". Yang cukup mengherankan (dan juga lucu), adalah setelah dipasangkan collar di lehernya, Beni terlihat menjadi sangat takut. Namun diperkirakan hal ini hanya sementara saja, karena mungkin dibutuhkan penyesuaian dari Beni untuk hal ini.
CAI-CAI
Mungkin teman-teman sudah membaca cerita tentang Cai-cai dari posting sebelumnya. Berita terakhir yang kami dapatkan adalah, keluarga adopter baru Cai-cai tidak menerima keberadaan Cai-cai di rumah mereka.
Jantan berusia sekitar 3 tahun, Cai-cai telah divaksin dan awalnya terlihat agak takut dengan kami yang berkunjung. Namun setelah beberapa jam, Cai-cai menjadi cukup ramah dan mau dibelai maupun diberikan susu.
JAYA
Anjing jantan berusia sekitar 4-5 tahun ini, memiliki sifat yang sangat baik, pendiam dan tenang. Jaya menderita penyakit bawaan kekurangan hormon thyroid (tidak menular), dan saat ini
terlihat mengalami pemulihan yang cukup menggembirakan. Bulu-bulu di mulai tumbuh, dan badannya mulai menggemuk.
BAJAJ
Anjing jantan hitam berusia sekitar di atas 7 tahun ini, kaki kiri belakang agak pincang karena tertabrak bajaj (dari situlah kami menamainya). Setelah diperiksakan ke dokter hewan, Bajaj tidak mengalami patah tulang, hanya keseleo / terkilir saja. Diperkirakan dibutuhkan waktu cukup lama untuk mengembalikan kondisi kaki kanan belakangnya (walaupun tidak mengganggu kesehatannya secara total).
Bajaj memiliki sifat yang ramah dan sangat aktif, suka diajak berlari mengelilingi halaman shelter.
CORGY
Anjing jantan pendek (jenis corgy) berusia sekitar 6 tahunan ini, sangat merindukan rumah baru. Karena tidak terbiasa dikandangkan, Corgy selalu "menempelkan" wajahnya di dinding/jeruji kandang.
Bersifat tenang / kalem, Corgy sangat tahu jika akan diajak jalan-jalan, maka dia akan menaikkan kakinya di bagian depan pintu kandangnya, dan menengadahkan kepalanya, untuk dipasangkan tali penuntun.
DANDY
Seperti Jaya, Dandy (jantan, German Sheperd) yang berusia sekitar 8 tahun ke atas ini, menderita penyakit turunan kekurangan thyroid dan selalu dikandangkan dalam ukuran kandang yang tidak layak dan dalam waktu lama, menyebabkan sendi2 tubuhnya kaku.
Selain bulu2nya yang rontok akibat thyroid, Dandy menderita infeksi telinga (walaupun tidak menganggu total kesehatan tubuhnya). Dandy harus sering diajak berjalan-jalan untuk mengurangi kekakuan sendi tubuhnya.
LUCKY
anjing jantan berusia sekitar 3-4 tahun ini, memiliki berukuran tubuh sedang dan bulu hitam putih yang lebat. Kadang terlihat penakut di awal perkenalan, Lucky sesungguhnya sangat manja dan minta diperhatikan. Sangat menyukai makanan rumahan / manusia.
TERRY
Selamat dari serangan distemper hebat, Terry (betina, mixed tekel dan lokal berusia 1 tahunan) saat ini berjuang melawan penyakit kulit yang membuat bulu2nya rontok dan kulit2nya luka dan memerah. Saat dikunjungi Sabtu lalu, Terry memperlihatkan peningkatan kesembuhan dan telah kembali ceria dan manja.
Setelah sembuh dari penyakit kulit, rencana berikutnya adalah mensteril Terry.
ROCKY
Anjing jantan cokelat berukuran sedang ini, diperkirakan berusia sekitar 1-2 tahun, harus menetap di shelter pejaten karena hidupnya terancam. Kondisi Rocky saat ini sehat, dan memiliki sifat yang tenang.
Seluruh penghuni (anjing) shelter pejaten yang diceritakan di atas, terbuka untuk bantuan Anda yang berbentuk adopsi maupun lainnya.
- Bagi yang berminat adopsi, silakan datang ke shelter pejaten dan mengenali sifat / kebiasaan mereka terlebih dahulu. Jika ada pertanyaan, silahkan hubungi adopsianjing@gmail.com.
Terima kasih untuk bantuan dan perhatian dari teman-teman semua.
Pada hari Kamis, 14 Januari 2010, penghuni Shelter Pejaten masih terlihat berjuang untuk melawan penyakit-penyakit kulit seperti ringworm dan jamur yang menyerang sebagian dari mereka. Walaupun kandang dan lingkungan sudah dibersihkan, dan anjing-anjing ini telah dimandikan, keberadaan hewan lain seperti kucing juga turut menyebarkan virus / kuman lain yang memperlambat penyembuhan mereka.
Di antara mereka yang saat ini sedang melawan penyakit ini adalah:
Anjing jantan berusia kurang lebih 6 bulan ini , walaupun telah diberikan makan dan suplemen secara teratur, Kenzo terlihat membutuhkan waktu yang lebih lama lagi agar menjadi lebih gemuk.
Selamat dari serangan distemper walaupun tidak divaksin saat datang ke shelter, saat ini Kenzo menderita penyakit jamur yang menyebabkan kulitnya sangat kering dan bersisik.
Kenzo memiliki sifat yang pendiam dan sangat kalem namun manja dan selalu minta disayang-sayang oleh pengunjung, sehingga siapa pun akan cepat jatuh iba kepadanya.
Anjing jantan ini juga selamat dari serangan distemper dan telah divaksin, namun mengalami serangan jamur dan ringworm yang cukup parah sehingga sebagian bulu2nya rontok dan kulitnya sangat kering. Unyil memiliki sifat yang ceria dan aktif, serta umurnya diperkirakan hampir mencapai 1 tahun.
Berjenis kintamani dan berbulu hitam pekat, Aldo diperkirakan berusia kurang lebih 8 tahun ke atas. Saat kondisinya sehat, Aldo divaksin distemper namun ternyata, terdapat efek dari vaksin tersebut sekitar 1 bulan kemudian (yaitu hingga sekarang).
Saat ini Aldo memperlihatkan gejala penyakit distemper (bagian kepala dan tubuhnya terlihat bergetar karena sarafnya terkena), dan juga terserang penyakit kulit sehingga bulu2nya rontok.
Periang, aktif dan sangat manja, Bopi (jantan) berusia kurang lebih 8 bulan saat ini. Selamat dari serangan distemper, Bopi merupakan penderita "pertama" ring worm dan serangan ini membuat kondisi kulitnya terkena cukup parah.
Walaupun telah dicoba dipasangkan cone agar tidak menggigit bagian tubuhnya, dengan kenakalannya, Bopi berhasil melepaskan cone tersebut sehingga memperlambat kesembuhannya.
Retriever betina yang baik ini diperkirakan berusia sekitar 4-5 tahunan, dan merupakan penghuni baru di shelter pejaten. Seperti tipikal retriever pada umumnya, Kimi bersifat sangat periang dan baik hati.
Kimi mengalami serangan jamur di tahap awal, sehingga di beberapa bagian tubuhnya, bulu2nya rontok dan kulitnya mengering.
Penghuni (anjing) lain yang mendiami shelter pejaten saat ini:
Berusia sekitar 1,5 tahun, Shedy adalah anjing penjaga betina yang sangat hebat. Selain mampu mengenali orang asing maupun hewan lain yang mendekati teritorinya, Shedy memiliki sifat manja namun tidak menyenangi jika anjing lain berusaha merebut perhatian darinya. Shedy selamat dari serangan distemper dan telah divaksin, dan saat ini menunggu giliran untuk disteril.
Anjing-anjing dari Kali Malang ini awalnya berjumlah 3 ekor. Namun, Brownie, anak dari Shasha dan Opa (pada foto), tidak selamat dari serangan distemper.
Shasha dan Opa saat ini kondisinya baik dan sehat, dan tidak bisa terpisahkan.
Pika (betina), adalah anjing betina berusia sekitar 2-3 tahunan dan awalnya diselamatkan bersama 4 ekor anak-anaknya. Namun hanya 1 ekor anaknya yang berhasil selamat dari distemper. Memiliki sifat agak penakut namun sangat jinak dan ramah jika sudah mengenalnya, Pika memiliki badan pendek, bulu hitam panjang dan lebat.
Koa-koa, terlihat sekilas memiliki fisik yang rapuh. Namun, Koa-koa berhasil selamat dari distemper, walaupun saat ini sedang memulihkan kesehatannya dari infeksi telinga yang menyerang. Koa-koa awalnya sangat penakut namun saat ini sangat betah di shelter dan selalu minta disayang jika ada yang mendatanginya.
Anjing jantan berusia lebih dari 8 tahunan ini, sepanjang hidupnya tinggal di sebuah gereja katolik di daerah jakarta selatan. Karena terancam dikonsumsi, akhirnya diputuskan Ivo ditempatkan di shelter pejaten.
Ivo ternyata sangat terbiasa dengan manusia, sehingga memerlukan waktu yang tidak lama untuknya untuk beradaptasi dengan pengunjung yang datang. Ivo memiliki karakter yang tenang dan tidak rewel.
Rottweiler jantan ini, ditilik dari fisiknya, diperkirakan berusia sekitar 8-10 tahun. Dengan badan yang besar dan warna hitam, Hugo terlihat cukup menakutkan tetapi ternyata memiliki sifat yang baik dan manja.
Secara umum kondisi Hugo cukup sehat, namun membutuhkan operasi pada kelopak matanya (diperkirakan karena usia), yang "berbalik" sehingga perlu dikembalikan menjadi normal.
Sangat fotogenik dan selalu memandang kamera jika difoto, Gembul (jantan) awalnya mengalami kesulitan beradaptasi dengan sistem kandang di pejaten, karena selama hidupnya selalu dilepas / berkeliaran bebas. Namun karena terancam dikonsumsi, Gembul harus menetap di shelter agar terselamatkan.
Kondisi Gembul saat ini sehat dan baik, dan jika ada yang mendatanginya dia selalu ingin diajak berjalan-jalan di sekitar shelter.
Juga diselamatkan dari gereja yang sama dengan Ivo dan Gembul, Beni (betina) harus masuk ke shelter pejaten karena terancam dikonsumsi.
Pada Sabtu lalu, Beni terlihat cukup bisa menyesuaikan diri dengan kondisinya yang harus "dikandangkan". Yang cukup mengherankan (dan juga lucu), adalah setelah dipasangkan collar di lehernya, Beni terlihat menjadi sangat takut. Namun diperkirakan hal ini hanya sementara saja, karena mungkin dibutuhkan penyesuaian dari Beni untuk hal ini.
Mungkin teman-teman sudah membaca cerita tentang Cai-cai dari posting sebelumnya. Berita terakhir yang kami dapatkan adalah, keluarga adopter baru Cai-cai tidak menerima keberadaan Cai-cai di rumah mereka.
Jantan berusia sekitar 3 tahun, Cai-cai telah divaksin dan awalnya terlihat agak takut dengan kami yang berkunjung. Namun setelah beberapa jam, Cai-cai menjadi cukup ramah dan mau dibelai maupun diberikan susu.
Anjing jantan berusia sekitar 4-5 tahun ini, memiliki sifat yang sangat baik, pendiam dan tenang. Jaya menderita penyakit bawaan kekurangan hormon thyroid (tidak menular), dan saat ini
terlihat mengalami pemulihan yang cukup menggembirakan. Bulu-bulu di mulai tumbuh, dan badannya mulai menggemuk.
Anjing jantan hitam berusia sekitar di atas 7 tahun ini, kaki kiri belakang agak pincang karena tertabrak bajaj (dari situlah kami menamainya). Setelah diperiksakan ke dokter hewan, Bajaj tidak mengalami patah tulang, hanya keseleo / terkilir saja. Diperkirakan dibutuhkan waktu cukup lama untuk mengembalikan kondisi kaki kanan belakangnya (walaupun tidak mengganggu kesehatannya secara total).
Bajaj memiliki sifat yang ramah dan sangat aktif, suka diajak berlari mengelilingi halaman shelter.
Anjing jantan pendek (jenis corgy) berusia sekitar 6 tahunan ini, sangat merindukan rumah baru. Karena tidak terbiasa dikandangkan, Corgy selalu "menempelkan" wajahnya di dinding/jeruji kandang.
Bersifat tenang / kalem, Corgy sangat tahu jika akan diajak jalan-jalan, maka dia akan menaikkan kakinya di bagian depan pintu kandangnya, dan menengadahkan kepalanya, untuk dipasangkan tali penuntun.
Seperti Jaya, Dandy (jantan, German Sheperd) yang berusia sekitar 8 tahun ke atas ini, menderita penyakit turunan kekurangan thyroid dan selalu dikandangkan dalam ukuran kandang yang tidak layak dan dalam waktu lama, menyebabkan sendi2 tubuhnya kaku.
Selain bulu2nya yang rontok akibat thyroid, Dandy menderita infeksi telinga (walaupun tidak menganggu total kesehatan tubuhnya). Dandy harus sering diajak berjalan-jalan untuk mengurangi kekakuan sendi tubuhnya.
anjing jantan berusia sekitar 3-4 tahun ini, memiliki berukuran tubuh sedang dan bulu hitam putih yang lebat. Kadang terlihat penakut di awal perkenalan, Lucky sesungguhnya sangat manja dan minta diperhatikan. Sangat menyukai makanan rumahan / manusia.
Selamat dari serangan distemper hebat, Terry (betina, mixed tekel dan lokal berusia 1 tahunan) saat ini berjuang melawan penyakit kulit yang membuat bulu2nya rontok dan kulit2nya luka dan memerah. Saat dikunjungi Sabtu lalu, Terry memperlihatkan peningkatan kesembuhan dan telah kembali ceria dan manja.
Setelah sembuh dari penyakit kulit, rencana berikutnya adalah mensteril Terry.
Anjing jantan cokelat berukuran sedang ini, diperkirakan berusia sekitar 1-2 tahun, harus menetap di shelter pejaten karena hidupnya terancam. Kondisi Rocky saat ini sehat, dan memiliki sifat yang tenang.
Seluruh penghuni (anjing) shelter pejaten yang diceritakan di atas, terbuka untuk bantuan Anda yang berbentuk adopsi maupun lainnya.
- Bagi yang berminat adopsi, silakan datang ke shelter pejaten dan mengenali sifat / kebiasaan mereka terlebih dahulu. Jika ada pertanyaan, silahkan hubungi adopsianjing@gmail.com.
Terima kasih untuk bantuan dan perhatian dari teman-teman semua.
Salam Sejahtera...
ReplyDeleteMenyimak semakin panjangnya daftar para sahabat kita yang berkakiempat ini, timbul keprihatinan: bagaimana nasib mereka yang berada di luar sana ? Siapakah yang cukup perduli pada mereka ?
Untuk teman-teman yang berada di Palembang, mari kita dukung tindakan Rumah Pejaten ini. Melalui Facebook silakan cari ""Palembang Sahabat Satwa". Kalau berkenan dan merasa terbeban pada nasib hewan-hewan ini, maka bergabunglah. Dari keadaan tanpa apa-apa, dengan penyertaan Yang Mahapengasih, saya yakin kita bisa melakukan sesuatu !
Dayan
di Palembang
Dayan, terima kasih untuk informasinya. Akan saya teruskan di fanpage agar teman2 lain pun tahu. GBU.
ReplyDeletehalo sesama pencinta anjing...
ReplyDeleteiba dan sedih memang melihat anjing yang berjuang melawan sakit. apalagi kena sakit kulit macam itu. Saya juga punya pengalaman sama dengan 14 anjing peliharaan saya yang terkena penyakit kulit yang sangat parah.Waktu itu sedih sekali kami tidak mampu membawa mereka ke dokter, selama 1 bln lebih mereka tidak diobati. untung ada teman yg kebetulan juga dokter hewan memberi info tentang obat wormectin obat injeksi anti parasit luar dan parasit dalam, disuntikan dibawah kulit.obatnya murah 20ml hanya 24 ribu bisa didapatkan ditoko-toko pertanian/peternakan. puji Tuhan setelah terapi injeksi 3 hari sekali selama 2 minggu, anjing kami semuanya sembuh. sekarang bulunya tumbuh lagi dan lebih bagus dari semula.
semoga info ini bisa berguna bagi temen-temen.GBU
^ Terima kasih untuk sarannya, akan saya teruskan ke shirly dan dokter susan. GBU too :)
ReplyDeletehai dog lovers....
ReplyDeletesaya momoy dr semarang, kenapa tempat ini (shelter pejaten) di semarang ga ada yah?? salut buat shelter pejaten. saya kok tertarik lihat gembul ama cai cai, klo butuh tempat saya mau kok ngerawat salah satu, tp gmn kirimnya?? hub email. momoy28@yahoo.co.id
[Momoy] Tidak ada di Semarang ? Artinya Anda diberi kesempatan untuk mendirikannya....
ReplyDeleteSharif Dayan
FB: Palembang Sahabat Satwa
yuk..bangun gerakan dog lovers di semarang...
ReplyDeletesaya juga mau adopsi...