Tuesday, November 24, 2009

Brownie dan keluarga Bu Lillie

Cerita berikut ini datang dari Bu Lillie dan keluarganya, silahkan membaca ya teman2 adopsianjing :D



Waktu berulang tahun yg ke 8 anakku minta dihadiahi anjing, maka kami belikan dia anak anjing didaerah Menteng, karena warnanya coklat maka kami namai Brownie.

Ternyata Brownie adalah seekor anjing kampung tetapi bulunya sangat indah, halus dan mengilat keemasan, ekornya tebal bak kemoceng. Kami suka menjulukinya dengan golden kampung (bulunya lebih halus dari anjing golden kami). Dia pernah kena penyakit deparvo dan dokter sudah memvonisnya hanya dapat bertahan 3 hari, tapi kunjungan kami setiap pagi dan sore ke klinik tempat dia dirawat dan airmata anak2 membuat dia bertahan sampai sekarang.






Brownie sangat membenci kucing dan tikus (dia penangkap tikus yg handal) , dia suka berjemur dibawah terik matahari sampai badannya hangat kemudian mendinginkan diri dikamar, kalau tidur dia juga sering ngorok seperti manusia. dia juga sangat keibuan kepada Buddy anjing golden kami, dia suka membersihkan mata, telinga dan gigi2 Buddy sehingga kami juga menjulukinya jigong cleaner. Hobby brownie yang lain adalah suka mencium , kalau kami lengah sedikit saja dia pasti akan mencium mulut kami. Dia juga suka menggelitiki kami dengan giginya kalau kami sedang duduk. Brownie, we love u fully.

Terima kasih untuk Bu Lillie yang sudah mengirimkan cerita ini, semoga Brownie panjang umur dan akan selalu menemani Bu Lillie dan keluarga. God bless you and family :D

ps : Brownie manis banget ya, sama manisnya kayak anak2nya Bu Lillie. He2

3 comments:

  1. Bu lillie.. terima kasih utk sharingnya tentang brownie. GBU for you and your family. - shirly

    ReplyDelete
  2. hi saya juga dulu pernah memelihara seekor anjing kampung betina bernama Temi.
    saya punya serita yang ingin dibagikan dengan pencinta anjing juga. bagaimana caranya supaya saya bisa membagi cerita saya di blog ini?
    terima kasih

    ReplyDelete
  3. saya mempunyai bebrapa anjing kampung salah satunya sakit epilepsi saya menamakannya cotah karena bulunya berwarna coklat,saya lebih menyayangi cotah karena kondisinya yang lemah hati saya sangat tersentuh melihat anjing yang sakit atau cacat.cotah adalah putri kesayangan saya bahkan tidurnya pun dengan saya,semua laga dan kelakuan ajing sama seperti manusia,mereka mengerti,setia dan pintar,sepatutnyalah sebagai manusia kita melindungi anjing dari orang yang jahat di luar sana,kalo bukan kita siapa lagi

    ReplyDelete